Technology For Our Life

Always In Front...

9.30.2009

Mempercepat Download dengan Internet Download Manager

Diposkan oleh Muh

Assalamu’alaikum wr.wb

Lama banget nih ga ngepost diblog, males aja ngupdate blog, bingung juga mau di isi apaan. Tiba-tiba terpikir di benak saya untuk menerbitkan tutorial ini. Memang sudah umum, tapi saya coba mempopulerkannya lagi deh.

Internet Download Manager, adalah sebuah software yang bisa digunakan untuk mendownload file agar lebih cepat.
Ini adalah cara untuk menginstall Internet Download Manager (IDMAN) :


1. Download file Internet Download Manager, klik disini

2. Ekstrak file Internet.Download.Manager.v5.17.Build.5 ke dalam harddisk anda

3. Double klik pada file idman517.exe

4. Akan muncul kotak dialog seperti ini :


5. Klik Next, Next lagi, lagi, dan lagi. Idman akan menginstall di computer anda

6. Jika sudah selesai menginstall, akan muncul :



7. Instalasi selesai, biasanya computer akan merestart. Klik OK saja jika ada kotak dialog perintah merestart.

8. Setelah itu, akan muncul seperti ini :



9. Klik cancel. Sekarang kita akan melakukan patching.

10. Pastikan program IDMAN tidak berjalan, double kli pada file Patch 5.xx (2008-12-06).exe. klik PATCH pada program itu.



11. Klik EXIT jika sudah keluar tulisan “Patching Done”

12. ‘Patching selesai, buka IDMAN dari Start, Program, Internet Download Manager

Program ini akan berjalan di browser anda setiap anda akan mendownload file. cukup meng-klik START DOWNLOAD, dan program ini akan mendownload sekuat tenaganya....

Selamat Mencoba!!! Semoga Berhasil!

Read More......

5.02.2009

Lomba Overclocking

Diposkan oleh Muh



Sorry baru nge-post event Lomba Overclocking yang udah lewat. Jadi gini ceritanya, pada hari Sabtu, tanggal 15 November 2008, kita para Asosiation of Overclocker Phatxell, yaitu Aqil, Reez, saya, Chandra, dan Gian sudah merencanakan untuk mengikuti lomba itu. Yup, tentu saja sudah latihan sebelumnya. Transportasi ke JCC Aqil yang menanggung, saya dan Gian dijanjikan Aqil akan dijemput pukul 07.00. Tapi apa yang terjadi, saya sudah menunggu Aqil dari jam 07.00 sampai jam 07.45 dia belum datang!!!!

Memang merepotkan, tetapi saya tetap mencoba menghibur diri bagaimanapun caranya (secara gitu, sebelum saya sampai ditempat yang dotentukan, kunci motor saya jatuh dan entah kemana, akhirnya saya pulang lagi dan mengambil kunci cadangan). Akhirnya Aqil menelpn ke handphone saya dan berjanji akan menjemput saya dengan motor dahulu baru menggunakan mobil. Saya pikir memang hanya saya berdua saja yang naik motor. Namun ternyata, Aqil yang memakai helm tengkorak dan saudaranya yang menjemput saya menggunakan motor Suzuki Shogun 125. Tak terbayangkan dibenak saya bagaimana rasanya menaiki motor bertiga dalam jaak yang lumayan jauh. ya saya mencoba memberanikan diri saja. Akhirnya saya sampai di Legenda Wisata dengan selamat (walaupun kaki pegal sekali). Saudara Aqil mengambil mobil dan mempersiapkan segalanya untuk lomba nanti. Dan beberapa menit kemudian kami berangkat untuk menjemput Gian. Setelah Gian dijemput, kami meluncur ke SMPN 49 untuk menjemput Reez dan Chandra. Diperjalanan, tepatnya di depan Cibubur Junction, Chandra menelfon saya dan menanyakan posisi saya. Dia marah-marah karena sudah menunggu lama sekali. Saya hanya mengatakan bersabar, begitu saja.
Sesampainya disekolah, kondisi sangat ramai. Aqil mencari Reez dan Chandra. Sementara saya tidak mau masuk karena ada sesuatu yang membuat saya tidak enak (ada si ”itu” z). Lalu kami berangkat menuju JCC. Di JCC, kami masih harus mengantri untuk membeli tiket masuk. Yah hal yang sangat membosankan. Mulai saat itu kepala saya mulai pusing. Tetapi saya tahan saja karena memang perlombaan belum dimulai. Kamipun menunggu sambil duduk untuk menunggu Aqil yang membeli tiket. Chandra dan Reez mencoba melihat peta untuk mencari dimana tempat perlombaan itu. Setelah Aqil membeli tiket, kamipun masih harus menunggu +/- 10 menit agar kami boleh masuk. Memang menyebalkan, tetapi mau gimana lagi, memang mencari pengalaman itu sangat susah. Ya setelah pintu boleh dibuka, kami masuk dan akhirnya menemukan lokasi TKP (halah). Masih dalam persiapan, ya kami berpisah sambil jalan-jalan melihat banyak sekali komponen komputer, seperti VGA, motherboard, hingga router. Saya berjalan-jalan bersama Reez. Banyak sekali yang memberikan brosur kepada saya. Ada yang menawarkan laptop murah seharga 12 juta!!! Laptop segitu dibilang murrah. Zzzzz.
Setelah lelah menelusuri banyak hall, sayapun ditelpon Chandra untuk ke tempat TKP karena lomba akan dimulai. Saya dan Reez mencoba kembali ke Lobby, tempat dimana lomba akan dilaksanakan, namun, naasnya, kami lupa jalan balik ke sana. Huah, cukup melelahkan. Setela bertanya sana-sini, akhirnya kami sampai juga dilobby. Saya melihat Aqil sudah mulai merangki, sayapun membantunya. Yang paling membingungkan adalah ketka memasang Power Supply, haduh-haduh, membingungkan sekali. PSU nya mahal, jadi saya tak terbiasa, maklum, dirumah PSU saya masih bawaan dari casing, jadi ya colokannya gampang. Aqil kesusahan ketika memasang headsink yang mahal juga. Hahahahahahaha memang barang mahal selalu susah dipasang. Dan kami telah berusaha sekeras tenaga, namun tetap tidak bisa, akhirnya kami memutuskan untuk meminta tolong kepada panitia, panitia pun membantu karena kami merupakan peserta termuda. Maklum, yang lainnya sudah berpengalaman sekali dalam hal Overclocking. Kami baru pengalaman pertama, ya agak bingung. Ada salah satu peserta yang duduknya didepan kami dan baik hati. Tahukah siapa? Namanya Kak Alva, dia sebagai penjaga stand sekaligus sponsor VGA dari lomba overcclocking ini. Setelah komputer siap untuk memuli overclocking, sang master, Reez dan Aqil memulainya. Memang sangat membingungkan. Kamipun melihat ke komputer Kak Alva untuk mencontek (dia membawa contekan sih jadi ya enak dicontek) hahahahahahaha.
Beberapa kali settingan diganti dan diutak-atik. Kamipun telah mencapai clock tertinggi pertama, yaitu 3Ghz, namun beberapa kali gagal untuk di test menggunakan PCMark05. Kontan saja kami mengganti settingan berkali-kali. Barangkali bisa untuk menyeimbangkannya. Waktu terus berjalan, tidak terasa perut saya keroncongan, saya, Gian, dan Chandra melaksanakan sholat Dzuhur dahulu. Lalu membeli Nasi Goreng di samping JCC. Ya memang agak mahal, namun setidaknya bisa mengobati kelaparan kami ini.
Siang itu kepala saya masih terasa pusing dan pusing sekali. Beberapa kali saya mencoba untuk menaruh kepala dimeja untuk sekedxar menghilangakn kepusingan. Tidak diduga, kakak kelas kami datang dan menyarankan untuk tidak mengikuti event seperti ini, mungkin mereka pikir kami hanya bisa maen ps. Hahahhaha. Ya beberapa menit kemudian, Selma, Rara, Bela, dan Nida datang untuk apa saya juga kurang tahu. Ya mungkin Rara untuk bertemu dengan si **** hahahahah peace ya Ra!!!!
Kami sudah mulai putus asa. Waktu sudah hampir habis. Kak Alva mencoba membantu kami, tetapi tetap saja scor PCMark05 tidak dapat dikejar. Sangat membosankan. Akhirnya saya dan Reez keluar dari arena TKP dan mencoba berjalan-jalan untuk sekedar menghilangakn stress yang mendalam. Anak cewek meminta saya untuk mempertemukannya dengan Faisal Irsyad, yang saat itu mengikuti lomba di stand Ganesha. Stelah mengobrol sedikit dengan Ical (panggilan akrab kami kepada Faisal Irsyad), Selma, Nida, dan Nabel ingin pulang. Rara marah dan menita teman-temannya agar tidak pulang untuk menunggu datangnya orangtua dia. Teman-temannya tidak mau. Rara pun meminta saya dan Reez untuk ertanggugn jawab atas dirinya. Bah! Bencana apalagi ini. Ya kami menuruti saja dan kami kembali ke arena TKP. Di perjalanan, saya melihat Pak Joko Dwiyatno menggunakan kaos berwarna hijau! Staycoolsekali itu orang. Ada Pak Rezki juga. Spontan saja saya meminta mereka untuk mendatangi tempat Lomba Overclocking. Mereka hanya mengiyakan, namun tetap saja tidak datang. Setelah saya sampai di arena TKP, Rara merasa kesepian, ya saya suruh **** untuk menghiburnya. Awalnya agak malu-malu anjing, tetapi lama-lama enak juga hahahahahahaha.
Waktu pun sudah habis dan pengumpulan poin dilakukan. Kami memeng tidak mendapat jura, tetapi setidaknya mendapat pengalaman besar dalam hal Overclocking dxan mendapat teman baru, yaitu Kak Alva. Kak Alva pun menyarankan kami agar tidak ”kapok” dalam hal ini.
Tidak terasa hujan turun sangat deras. Saya kehujanan walaupun sudah memakai payung dan jaket. Di mobil, kami bermainledek-ledekan, mulai dari si **** yang malu-malu anjing, sampai Trik Jitu menyatakan cinta dari Chandra, yaitu Memasang Muka Melas. Banyak korban dari Muka Melas Chandra, wajar saja, muka melas itu senjata utama untuk mendapatkan seorang yang dipuja. Hahahahaha.
Sekian dulu postingan saya ini, pegel ni tangan saya. Hehe tunggu ya postingan berikutnya!!!

Read More......

4 Tipe Manusia dalam Tekanan Hidup

Diposkan oleh Muh

“Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh” (John Gray)
Pembaca, hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih,hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan.
Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Pembaca, pada kesempatan ini, saya akan memaparkan empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut. Mari kita bahas satu demi satu tipe manusia dalam menghadapi tekanan hidup ini.

Tipe pertama, tipe kayu rapuh. Sedikit tekanan saja membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi.
Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan.. Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.
Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.
Tipe kedua, tipe lempeng besi. Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan
tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.
Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau
mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.
Tipe ketiga, tipe kapas. Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi.
Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.
Tipe keempat, tipe manusia bola pingpong. Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat. Saya teringat kisah hidup motivator dunia Anthony Robbins dalam salah satu biografinya.
Untuk memotivasi dirinya, ia sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara uangnya tidak memadai. Tapi, justru tekanan keuangan inilah yang membuat dirinya semakin kreatif dan tertantang mencapai tingkat
finansial yang diharapkannya. Hal ini pernah terjadi dengan seorang kepala regional sales yang performance- nya bagus sekali.
Bangun network
Tetapi, hasilnya ini membuat atasannya tidak suka. Akibatnya, justru dengan sengaja atasannya yang kurang suka kepadanya memindahkannya ke daerah yang lebih parah kondisinya. Tetapi, bukannya mengeluh seperti rekan sebelumnya di daerah tersebut. Malahan, ia berusaha membangun netwok, mengubah cara kerja, dan membereskan organisasi. Di tahun kedua di daerah tersebut, justru tempatnya berhasil masuk dalam daerah tiga top sales.
Contoh lain adalah novelis dunia Fyodor Mikhailovich Dostoevsky. Pada musim dingin, ia meringkuk di dalam penjara dengan deraan angin dingin, lantai penuh kotoran seinci tebalnya, dan kerja paksa tiap hari. Ia mirip ikan herring dalam kaleng. Namun, Siberia yang beku tidak berhasil membungkam kreativitasnya.
Dari sanalah ia melahirkan karya-karya tulis besar, seperti The Double dan Notes of The Dead. Ia menjadi sastrawan dunia. Hal ini juga dialami Ho Chi Minh.. Orang Vietnam yang biasa dipanggil Paman Ho
ini harus meringkuk dalam penjara. Tapi, penjara tidaklah membuat dirinya patah arang. Ia berjuang dengan puisi-puisi yang ia tulis. A Comrade Paper Blanket menjadi buah karya kondangnya.
Nah, pembaca, itu hanya contoh kecil. Yang penting sekarang adalah Anda. Ketika Anda menghadapi kesulitan, seperti apakah diri Anda? Bagaimana reaksi Anda? Tidak menjadi persoalan di mana Anda saat ini.
Tetapi, yang penting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental Anda hingga ke level bola pingpong. Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi
suatu yang mencemaskan untuk Anda. Sekuat itukah mental Anda?

Read More......